POLTERA Selenggarakan Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi di Lingkungan Politeknik Negeri Madura

Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi di Lingkungan Politeknik Negeri Madura merupakan acara pencanangan zona integritas yang berlangsung di Tanjung Kodok Beach Resort Jalan Raya Paciran Kabupaten Lamongan pada tanggal 18-19 Mei 2023.

Kegiatan dimulai dengan acara Halal Bi Halal yang dibuka oleh MC, sambutan direktur Politeknik Negeri Madura Ibu Laily Ulfiyah, M.T, serta halal BI halal seluruh peserta.

Rangkaian awal dalam kegiatan hari ini adalah pembukaan acara oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan direktur dan pembukaan acara, serta doa. Dalam sambutannya Ibu Laily Ulfiyah selaku Direktur Politeknik Negeri Madura mengucapkan terimakasih pada panitia yang bertugas dan harapannya semoga output acara dapat tercapai serta acara dapat berjalan dengan lancar hingga hari esok.

“Terimakasih kepada panitia yang bertugas yang sudah merencanakan, mempersiapkan, dan menyukseskan acara pada hari ini. Saya berharap semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar hingga hari esok dan output pada acara kita selama 2 hari ini dapat tercapai.” Ujarnya dalam sambutannya.

Serangkaian acara Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi di Lingkungan Politeknik Negeri Madura terdiri atas pemaparan beberapa materi.

Adapun materi pertama yakni pemaparan mengenai “Kebijakan Dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Politeknik Negeri Madura” oleh Ibu Elisa Christiana, M. Keb dilanjutkan dengan peluncuran buku pedoman PPKS Politeknik Negeri Madura serta penandatanganan Pakta Integritas Satgas PPKS Politeknik Negeri Madura. 

Pemaparan materi kedua disampaikan oleh Ibu Nurir Rohmah, S.S., M. Ed tentang Prosedur Operasional Administrasi Pemerintahan (POS-AP) dengan pembahasan dasar hukum POS AP, proses bisnis, tahapan penetapan POS, jenis-jenis POS, simbol dasar “flowchart” yang digunakan dalam POS, evaluasi dalam penyusunan dan pelaksanaan POS, simulasi pengajuan POS-AP, serta POS reject dan tindak lanjut pelaksanaan POS.

Pemaparan materi ketiga yaitu “Agen Perubahan” yang disampaikan oleh Ibu Tristiandinda Permata, S. T., M. T (Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan) dengan pembahasan rencana aksi perubahan, jenis-jenis perubahan, alur pikir penyusunan aksi perubahan, serta penjelasan monitoring evaluasi. Harapan dari Ibu Tristiandinda adalah integritas, kinerja individu di Poltera dapat melakukan perubahan.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Kartika Sari dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dengan materi Disiplin Pegawai Negeri Sipil tentang peraturan dasar, pelanggaran disiplin, kewajiban PNS, larangan PNS, serta hukuman disiplin pegawai negeri sipil.

Selanjutnya masuk pada acara inti yaitu pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi yang terdiri dari dua pemaparan materi.

Materi pertama disampaikan oleh Koordinator Bidang Hukum Tatalaksana dan Kepegawaian, Sedditjen Diksi bapak Drs. Suparjo, M.Pd. mengenai Pembangunan ZI-WBK.

Yang didalamnya terdapat pemaparan mengenai pembangunan ZI WBK yang mana reformasi birokrasi menuju satuan kerja ZI WBK. Hal ini sesuai dengan arahan presiden mengenai perubahan besar dan mendasar dalam tata kelola pemerintahan. Reformasi birokrasi ini harus berdampak dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Adapun sasaran reformasi birokrasi yang pertama birokrasi yang bersih dan akuntabel dan yang kedua birokrasi yang kapabel serta pelayanan publik yang prima.

Adapun tingkatannya terdiri dari integritas bebas korupsi, wilayah birokrasi bebas melayani, pelayanan yang prima, dan birokrasi berkelas dunia.

Materi kedua disampaikan oleh Ketua SPI Politeknik Negeri Batam yaitu ibu Sinarti, M. Sc mengenai praktik baik pembangunan ZI-WBK Politeknik Negeri Batam. Materi yang disampaikan adalah langkah strategis Politeknik Negeri Batam dalam upaya pembangunan ZI WBK diantaranya terdiri dari komitmen pimpinan, pembentukan tim disesuaikan dengan tupoksi, menjadikan ZI WBK sebagai titik awal perubahan menjadi lebih baik, monitoring dan evaluasi secara berkala serta melakukan perbaikan, serta koordinasi dengan TPI dan Tim pendamping dari diksi.

Dan acara ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas Tim ZI-Area manajemen perubahan. Dress code yang digunakan oleh seluruh peserta adalah baju sakera untuk peserta laki-laki dan baju Marlena untuk peserta perempuan. Acara ini diikuti oleh seluruh civitas akademika Politeknik Negeri Madura dan berlangsung dengan lancar pada hari pertama (Putri/Siska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
×

Powered by WhatsApp Chat

× Hubungi Kami